IMarE Indonesia » Cuaca Buruk

CUACA BURUK – (2)

Definisi

Cuaca buruk yang dalam Bahasa Inggris disebut Heavy/Bad Weather umumnya didefinisikan sebagai cuaca dengan angin yang sangat kencang (extreme wind) dibarengi dengan laut yang berombak sangat besar. Terbentuknya lapisan es di atas dek juga dirujuk sebagi cuaca buruk meskipun dalam hal ini faktor yang terkait adalah lebih kepada suhu dibawah nol daripada kekencangan angin.

Fakta dan temuan-temuan

Pengalaman yang ada menunjukkan bahwa kebanyakan klaim yang diajukan terkait dengan hal-hal berikut ini: kehilangan jangkar, kerusakan pada struktur di forecastle dan haluan kapal, kerusakan fisik pada pagar-pagar kapal (railings) danventilator-ventilator diatas dek, pergeseran atau kerusakan pada kargo, masuknya air kedalam kapal (ingress of water), masalah-masalah keseimbangan/stabilitas kapal.

 Langkah-langkah pencegahannya

Pergunakan rute pelayaran dengan memperhitungkan keadaan cuaca (weather routing) untuk menghindari sedapat mungkin perairan-perairan bercuaca buruk. Ambil berita cuaca paling kurang dua kali sehari, kalau dimungkinkan dari dua stasiun radio yang berbeda. Dalam keadaan cuaca buruk, ubah arah haluan (course) dan kecepatan kapal untuk memudahkan pergerakan/laju kapal.

Ikat/amankan selalu jangkarjangkar dengan benar (pasang tali pengikat (lashings) dan chain stoppers). Pastikan bahwa tutup-tutup palka beserta paking-paking perapatnya dalam keadaan baik dan kedap air. Muat, ikat dan pisahkan barang-barang/kargo sesuai dengan buku panduan untuk pengikatan kargo di kapal (Ships cargo securing manual). Ikat kencang suku-suku cadang untuk memastikan keamanannya pada saat kapal mengalami cuaca buruk. (Di-alih-bahasa-kan dari Buletin Emergencies Swedish Club. HR.08.2012)

Leave a Reply